Sabtu, 24 November 2012

Stanza Lagu Indonesia Raya yang Terlupakan


Photo: TAHUKAH KAMU LAGU INDONESIA RAYA SEBENARNYA TERDIRI DARI 3 STANZA?

Tidak ada sumber jelas menceritakan mengapa Wage Rudolf Supratman membuat Lirik Lagu Indonesia raya sebanyak 3 Bait, dan juga tidak mungkin dia membuat itu tanpa tujuan atau asalan saja, atau Para “Founding Father’s” kita asal main copot menjadikan Indonesia Raya sebagai lagu Kebangsaan. tapi menyatakan itu sebagai ramalanjuga tidak baik, baiklah kita anggap ini adalah buah pemikiran akan perjalanan Bangsa Indonesia ini kedepannya, yang bisa ditelusuri dari Lirik Lagu aslinya. dan bisa di bagi dalam 3 Fase yakni:

Panitia Penyusun Naskah Brosur Lagu Kebangsaan Indonesia Raya 1972, hal. 28–30

Bait Pertama: Fase harapan untuk berdirinya sebuah Negara dan perjuangannya untuk menjadikan sebuah bangsa.
Ayat 1 : adalah satu pernyataan dan pengakuan atas Indonesia sebagai tanah air dan tempat kediaman kita,  seperti semangat saat diperdengarkannya lagu ini pertama kali yaitu saat Sumpah Pemuda.

Ayat 2 : adalah pernyataan diri sebagai bagian dari bangsa Indonesia dan seruan agar Indonesia bersatu, sebagai sebuah bangsa.

Ayat 3 : adalah sebuah pengharapan agar bangsa ini menjadi nyata sebagai suatu bangsa dan ajakan untuk bangkit menjadi suatu bangsa bernama Indonesia.

Bait Kedua: Fase membangkitkan kesadaran dan kerelaan untuk membangun bangsa Indonesia sebagai bangsa yang merdeka:
Ayat 1 : adalah pernyataan agar kita sadar bahwa tanah ini tanah yang mulia dan kaya yang merupakan tambatan hati untuk seumur hidup kita.

Ayat 2 : adalah seruan bahwa negeri ini adalah warisan untuk anak cucu kita, dan seruan berdoa untuk Indonesia Bahagia.

Ayat 3: Pernyataan bahwa harapan tanah ini subur dengan jiwa rakyat subur dan membangkitkan kesadaran hati dan budi untuk Indonesia.

Bait Ketiga: Fase kemajuan dan kemakmuran dan untuk mempertahankan itu:
Ayat 1: pernyataan bahwa tanah ini suci yang harus kita pertahankan dan menjaganya seperti menjaga seorang Ibu.

Ayat 2:  pernyataan Indonesia tanah berseri, dan tanah yang kita cintai, dan ajakan kembali komitmen untuk Satu Indonesia.

Ayat 3 : adalah ucapan berkat agar rakyat seluruh Indonesia Selamat dan Maju rakyat dan Pemimpinnya semuanya untuk Indonesia Raya.

Saatnya kita melangkah ke Bait Keduanya dan kembali pada Refrein Aslinya yang nilainya berisi Doa yang lebih baik dan diperlukan Indonesia saat ini


Dan Refrainnya adalah penyataan Indonesia sebagai bangsa yang Mulia, di tanah yang di cintai Rakyatnya dan harapan akan kejayaan Indonesia. Dan makna refrain saat ini sangat berbeda jika dibandingkan dengan teks aslinya, dimana saat ini isinya tidak jauh dari tuntutan kemerdekaan atau hanya pernyataan kemerdekaan.


Kita bisa lihat bahwa lirik asli yang disiapkan oleh WR Supratman bukan lirik asal jadi. Tapi sebuah pemikiran matang dan panjang akan fase-fase perkembangan Indonesia sebagai Bangsa Merdeka.

Dan refrein  terkini dan Peraturan pemerintah no. 44 tahun 1958   tentang Lagu Kebangsaan Indonsia Raya pasal 2 ayat 2 menyatakan bahwa dengan menyanyikan bait Pertama dan diulang sebanyak 2 kali yang diringi refrain sudah dianggap sah .

Jadi puluhan juta orang yang menyanyikan lagu Indonesia raya di setiap minggunya, termasuk siswa yang ikut Upacara Pengibaran Bendera pada setiap Hari Senin dan Hari-Hari Besar Nasional lainnya hanya menyanyikan Bait Pertama yang seperti menjadi Doa Bangsa Indonesia.

Dan banyak yang menyatakan bahwa ucapan/perkataan  (dalam hal ini termasuk nyanyian tentunya) adalah Doa. Jika kita terus bernyanyi dengan mengikuti Bait Satu dan Refrein terbaru, bisalah kita katakan inilah Doa dan Permohonan kita Sebangsa dan Setanah Air dan inilah yang kita dapat.

Saatnya kita kembali ke langkah selanjutnya yaitu menyanyikan Bait Keduanya dengan kembali pada Refrein Aslinya yang nilainya berisi Doa-Harapan yang lebih baik dan diperlukan Bangsa Indonesia saat ini.

Semoga para Pemimpin kita bisa mendengar dan mengerti hal ini.

TAHUKAH KAMU LAGU INDONESIA RAYA SEBENARNYA TERDIRI DARI 3 STANZA?

Tidak ada sumber jelas menceritakan mengapa Wage Rudolf Supratman membuat Lirik Lagu Indonesia raya sebanyak 3 Bait, dan juga tidak mungkin dia membuat itu tanpa tujuan atau asalan saja, atau Para “Founding Father’s” kita asal main copot menjadikan Indonesia Raya sebagai lagu Kebangsaan. tapi menyatakan itu sebagai ramalanjuga tidak baik, baiklah kita anggap ini adalah buah pemikiran akan perjalanan Bangsa Indonesia ini kedepannya, yang bisa ditelusuri dari Lirik Lagu aslinya. dan bisa di bagi dalam 3 Fase yakni:

Panitia Penyusun Naskah Brosur Lagu Kebangsaan Indonesia Raya 1972, hal. 28–30

Bait Pertama: Fase harapan untuk berdirinya sebuah Negara dan perjuangannya untuk menjadikan sebuah bangsa.
Ayat 1 : adalah satu pernyataan dan pengakuan atas Indonesia sebagai tanah air dan tempat kediaman kita, seperti semangat saat diperdengarkannya lagu ini pertama kali yaitu saat Sumpah Pemuda.

Ayat 2 : adalah pernyataan diri sebagai bagian dari bangsa Indonesia dan seruan agar Indonesia bersatu, sebagai sebuah bangsa.

Ayat 3 : adalah sebuah pengharapan agar bangsa ini menjadi nyata sebagai suatu bangsa dan ajakan untuk bangkit menjadi suatu bangsa bernama Indonesia.

Bait Kedua: Fase membangkitkan kesadaran dan kerelaan untuk membangun bangsa Indonesia sebagai bangsa yang merdeka:
Ayat 1 : adalah pernyataan agar kita sadar bahwa tanah ini tanah yang mulia dan kaya yang merupakan tambatan hati untuk seumur hidup kita.

Ayat 2 : adalah seruan bahwa negeri ini adalah warisan untuk anak cucu kita, dan seruan berdoa untuk Indonesia Bahagia.

Ayat 3: Pernyataan bahwa harapan tanah ini subur dengan jiwa rakyat subur dan membangkitkan kesadaran hati dan budi untuk Indonesia.

Bait Ketiga: Fase kemajuan dan kemakmuran dan untuk mempertahankan itu:
Ayat 1: pernyataan bahwa tanah ini suci yang harus kita pertahankan dan menjaganya seperti menjaga seorang Ibu.

Ayat 2: pernyataan Indonesia tanah berseri, dan tanah yang kita cintai, dan ajakan kembali komitmen untuk Satu Indonesia.

Ayat 3 : adalah ucapan berkat agar rakyat seluruh Indonesia Selamat dan Maju rakyat dan Pemimpinnya semuanya untuk Indonesia Raya.

Saatnya kita melangkah ke Bait Keduanya dan kembali pada Refrein Aslinya yang nilainya berisi Doa yang lebih baik dan diperlukan Indonesia saat ini

Dan Refrainnya adalah penyataan Indonesia sebagai bangsa yang Mulia, di tanah yang di cintai Rakyatnya dan harapan akan kejayaan Indonesia. Dan makna refrain saat ini sangat berbeda jika dibandingkan dengan teks aslinya, dimana saat ini isinya tidak jauh dari tuntutan kemerdekaan atau hanya pernyataan kemerdekaan.

Kita bisa lihat bahwa lirik asli yang disiapkan oleh WR Supratman bukan lirik asal jadi. Tapi sebuah pemikiran matang dan panjang akan fase-fase perkembangan Indonesia sebagai Bangsa Merdeka.

Dan refrein terkini dan Peraturan pemerintah no. 44 tahun 1958 tentang Lagu Kebangsaan Indonsia Raya pasal 2 ayat 2 menyatakan bahwa dengan menyanyikan bait Pertama dan diulang sebanyak 2 kali yang diringi refrain sudah dianggap sah .

Jadi puluhan juta orang yang menyanyikan lagu Indonesia raya di setiap minggunya, termasuk siswa yang ikut Upacara Pengibaran Bendera pada setiap Hari Senin dan Hari-Hari Besar Nasional lainnya hanya menyanyikan Bait Pertama yang seperti menjadi Doa Bangsa Indonesia.

Dan banyak yang menyatakan bahwa ucapan/perkataan (dalam hal ini termasuk nyanyian tentunya) adalah Doa. Jika kita terus bernyanyi dengan mengikuti Bait Satu dan Refrein terbaru, bisalah kita katakan inilah Doa dan Permohonan kita Sebangsa dan Setanah Air dan inilah yang kita dapat.

Saatnya kita kembali ke langkah selanjutnya yaitu menyanyikan Bait Keduanya dengan kembali pada Refrein Aslinya yang nilainya berisi Doa-Harapan yang lebih baik dan diperlukan Bangsa Indonesia saat ini.

Semoga para Pemimpin kita bisa mendengar dan mengerti hal ini.

0 comments:

Poskan Komentar